Indonesia_santun-image

Indonesia Santun – Kampanye Tentang Kesantunan

Banyak di antara anak muda yang sering melupakan atau mengabaikan budaya kesantunan. Sebagai contoh, terkadang kita lupa berpamitan saat akan berpergian keluar, berkata – kata kasar, mengabaikan pentingnya meminta maaf atau berterima kasih kepada orang lain. Hal – hal tersebut sangat sederhana, namun kesantunan memang adalah hal mendasar yang sangat sederhana.

Maka dari itu, kampanye Indonesia Santun bertujuan untuk mempertahankan dan meningkatkan kesadaran akan kesantunan dalam masyarakat. Melihat kondisi generasi muda Indonesia yang mulai terpengaruh dengan pengaruh globalisasi, namun semakin meninggalkan budaya kesantunan yang merupakan jati diri Bangsa Indonesia. Padahal menjadi santun adalah hal penting dalam merepresentasikan diri kita sendiri dalam masyarakat.

Dukungan Dari Banyak Pihak

Sebagai generasi muda dan masyarakat Indonesia, kita mengambil peran  penting untuk mempertahankan budaya kesantunan di Indonesia. Kesantunan merupakan jati diri Bangsa Indonesia yang tidak dapat dilepaskan dan harus tetap dipertahankan. Wujud dari mencintai negara kita dapat ditunjukan dengan menunjukan hal positif yang menjadi kebiasaan dan adat Indonesia, termasuk bertutur kata dan bersikap yang santun. Mendukung kampanye Indonesia Santun berarti kita turut berpartisipasi dalam menjaga salah satu budaya Indonesia.

Kampanye Indonesia Santun sudah didukung oleh beberapa artis tanah air, mulai dari penyanyi sampai dengan Runner-Up Asia’s Next Top Model (ANTM) Cycle 4, Patricia Gouw, dan Puteri Indonesia 2013, Whulandary Herman. Selain itu, Alaiza Maliano yang merupakan finalis ANTM Cycle 4 asal Filipina, juga turut memberi dukungan untuk kampanye ini. Tentunya, tidak cukup hanya dari artis – artis tanah air saja yang mendukung kampanye ini, tetapi seluruh masyarakat Indonesia. Terlebih generasi muda, yang akan menjadi wajah dari Indonesia selanjutnya dan menjadi representatif dari Indonesia.

Topik Sehari – hari

Kampanye Indonesia Santun mengharapkan masyarakat Indonesia dapat menjadi santun dimulai dari hal – hal sederhana dan dapat dipraktikan setiap  hari. Kesantunan sangat penting dalam pergaulan dan dunia pekerjaan yang merupakan bagian dari kehidupan sehari – hari.  Masyarakat semakin dekat dengan dunia digital, terutama media sosial yang sudah menjadi bagian dari kehidupannya. Maka dari itu, Kampanye Indonesia Santun melakukan pendekatan melalui media sosial yang sudah menjadi bagian dari kebiasaan dan kehidupan masyarakat.

Kampanye Indonesia Santun melakukan pendekatan melalui media sosial sebagai media untuk berinteraksi dengan masyarakat. Mulai dari Instagram, Twitter, Facebook age, Line Official, dan Youtube menjadi pilihan media yang digunakan. Masyarakat dapat turut berpartisipasi untuk mendukung kampanye ini, mulai dari mengunggah foto dukungan untuk Indonesia Santun di sosial media mereka, apa pendapat mereka tentang Indonesia Santun, dan menantang lima teman mereka untuk melakukan hal yang sama. Selain itu, kampanye Indonesia Santun menantang masyarakat untuk membuat video blog (vlog) berdurasi 1 – 3 menit untuk melihat reaksi teman mereka saat mereka bersikap dan bertutur kata yang santun.

Foto dan video merupakan hal sehari – hari yang dapat ditemukan dalam sosial media, dan mayoritas pengguna sosial media sudah tidak asing lagi dengan kebiasaan mengunggah foto ataupun video ke sosial media mereka. Setiap minggunya, kampanye Indonesia Santun juga memberikan contoh – contoh sikap santun yang dapat dilakukan sehari – hari oleh masyarakat, dan dapat dipraktikan setiap harinya.

Membangun Karakter

Diharapkan dengan kampanye ini, kesantunan akan semakin terlihat dalam masyarakat Indonesia. Semua dapat dimulai dari hal – hal kecil dan dapat dipraktikan sehari – hari, mulai dari berterima kasih setelah turun dari kendaraan umum, meminta maaf, menghilangkan kebiasaan berbicara kasar, dan lain sebagainya. Menjadi santun dapat menunjukan siapa kita sebenarnya, dan dengan menjadi santun kita dapat menunjukan jika kita mengargai dan menghormati lawan bicara kuta.

Penting sekali menjadi santun, karena selain penampilan, sikap dan tutur kata yang santun meninggalkan kesan pertama yang mendalam bagi orang lain. Tidak peduli dimana kita berada, dan bahasa apa yang kita gunakan, jika kita merupakan pribadi yang santun, kebiasaan tersebut akan terus terbawa. Walaupun kita sedang melanjutkan pendidikan atau bekerja diluar negeri, sikap dan tutur kata kita harus selalu santun sebagai masyarakat Indonesia yang santun.

Menjadi santun adalah hal yang positif dan kampanye Indonesia Santun berusaha untuk mengingatkan hal tersebut. Pribadi yang santun juga dibutuhkan di dalam dunia pekerjaan dan pergaulan, tidak membutuhkan bakat tertentu dan tidak perlu mengeluarkan uang sepersen pun. Semua masyarakat dari berbagai usia dapat melakukannya dan diharapkan bisa mempraktikan kesantunan tersebut, tidak hanya sekedar mengetahuinya saja.

Olivia Chintya Salim

London School of Public Relation

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *